Audiensi dengan Gubernur Sumbar, LPM UIN IB Matangkan PILJAMU 2026

Padang, 13 April 2026 — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Imam Bonjol Padang melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., di Istana Gubernur Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi dalam rangka menyukseskan Temu Nasional Lembaga Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia tahun 2026.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua LPM UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Hermawati, M.Si., bersama para Kepala Pusat serta panitia Temu Nasional LPM PTKIN se-Indonesia. Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut dari surat resmi permohonan audiensi kepada Gubernur Sumatera Barat terkait pelaksanaan kegiatan nasional tersebut .

Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Temu Nasional LPM PTKIN yang akan diselenggarakan di Kota Padang. Kegiatan ini diproyeksikan akan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai PTKIN di seluruh Indonesia, sebagaimana tercantum dalam dokumen rencana kegiatan nasional tersebut .

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan dialogis. Dalam sesi diskusi, Gubernur menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait ketahanan keluarga.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah usulan pengembangan mata kuliah khusus yang berfokus pada edukasi dan syiar keluarga. Hal ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena sosial seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta berbagai problematika keluarga lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LPM UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Hermawati, M.Si., menyambut baik usulan tersebut dan menilai bahwa gagasan ini sangat relevan dengan peran strategis perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang berkarakter. Usulan ini direncanakan akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam Temu Nasional LPM PTKIN se-Indonesia.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian persoalan sosial, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah masyarakat.